Berkaca,,, -_-'
Melihat kehidupan para ustadz atau ustadzah periode 'sabiqunal awalun'
terkadang membuatku iri...
Iri dengan amalannya yang bisa tetap istiqomah dengan sholat2 malamnya,,
Dengan hafalan2nya,, meskipun anak2 mereka bisa sekitar 10 orang,,
Serius! Iri banget.
Kadang aku merasa,,, sudah tertinggal begitu jauh...
Jauh dari jalan dakwah yang memang sudah 'kutinggalkan' pada tahun-tahun awal pernikahanku,,
Karena beratnya beban ujian yang Allah berikan kepadaku,,
Berikut kekecewaan2nya,,
Tapi saat itu aku berfikir,,,
Bahwa dakwah tidak harus di depan mutarobbi,, memberikan tausiyah,,
Bukankah punya melahirkan anak, mendidiknya, dan mengurus segala urusan rumah tangga itu adalah 'ladang amalnya' seorang wanita??
Bahwa RasululLah pernah berkata: "Wanita yang tinggal bersama anak2nya dirumah akan tinggal bersamaku di surga?"
Bahwa barangsiapa yang menunggu suami pulang, mengurus rumah tangga, mencuci, memasak, adalah menyamai pahala jihad?
Itu yang aku pegang sampai detik ini. Itu yang menginspirasiku.
Terlalu sederhanakah aku..?
Berkaca pada 'sabiqunal awalun' yang akhir kehidupannya khusnul khotimah, membuatku berpikir keras...
Apa ya kira2 amalan yang bisa aku 'banggakan' di akhirat nanti?
Di saat orang2 sholih datang dengan wajah beseri seri karena baiknya catatan amal mereka..
Sedangkan aku??
Allah Kariiim...... :'(

terkadang membuatku iri...
Iri dengan amalannya yang bisa tetap istiqomah dengan sholat2 malamnya,,
Dengan hafalan2nya,, meskipun anak2 mereka bisa sekitar 10 orang,,
Serius! Iri banget.
Kadang aku merasa,,, sudah tertinggal begitu jauh...
Jauh dari jalan dakwah yang memang sudah 'kutinggalkan' pada tahun-tahun awal pernikahanku,,
Karena beratnya beban ujian yang Allah berikan kepadaku,,
Berikut kekecewaan2nya,,
Tapi saat itu aku berfikir,,,
Bahwa dakwah tidak harus di depan mutarobbi,, memberikan tausiyah,,
Bukankah punya melahirkan anak, mendidiknya, dan mengurus segala urusan rumah tangga itu adalah 'ladang amalnya' seorang wanita??
Bahwa RasululLah pernah berkata: "Wanita yang tinggal bersama anak2nya dirumah akan tinggal bersamaku di surga?"
Bahwa barangsiapa yang menunggu suami pulang, mengurus rumah tangga, mencuci, memasak, adalah menyamai pahala jihad?
Itu yang aku pegang sampai detik ini. Itu yang menginspirasiku.
Terlalu sederhanakah aku..?
Berkaca pada 'sabiqunal awalun' yang akhir kehidupannya khusnul khotimah, membuatku berpikir keras...
Apa ya kira2 amalan yang bisa aku 'banggakan' di akhirat nanti?
Di saat orang2 sholih datang dengan wajah beseri seri karena baiknya catatan amal mereka..
Sedangkan aku??
Allah Kariiim...... :'(
Komentar
Posting Komentar