g.a.l.a.u. @#$%^?/(

Galau,
Sesungguhnya adalah nikmat.
Kenapa?
Karena dalam batas yang wajar, ia bisa menyemangati.
Bahkan bisa membuat keadaan menjadi lebih baik.

Namun,
Disisi lain, ia adalah upaya pengendalian hati yang melelahkan.
Bahkan bisa lebih berat dan mengalahkan lelah fisik.

Maka,
Satu2nya obat adalah menetralkan hati dan Ridho atas ketentuanNya.

*)Seni Mengolah Rasa. by. Ibnu Qoyyim Al Jauziyah.

Komentar