Nak,

Mengimbangi perubahan emosional anak abg laki-laki dan perempuan itu beda banget.

Sedikit memaksa ketika mereka kanak-kanak mungkin masih menjadi jurus jitu. 

Namun ketika mereka menjelang remaja, memaksa berarti "buka_front". 
Hasilnyaaa... nurut kaga, emosi iya .

Bermain "cantik".. terhadap mereka.. 
Mungkin itu kuncinya.
..
Justru setelah mereka beranjak remaja baru bener-bener "berasa" punya anak.
Berasa sabarnya, berasa duitnya, berasa ngeselinnya juga! 3:)

Terkadang aku berpikir..
Apakah dengan sedikit badai atau ketidak nyamanan akan membuat mereka lebih matang?
..
Tapi apa iya beneran mengharap badai? 
Ah, aneh ya haha 
..

Nak, silakan ikuti nalurimu. 
Namun tetap jaga kedekatanmu dengan ALLAH.
Agar ALLAH mengcover kebutuhanmu dan menutup segala kelemahanmu..
Itu saja.





Komentar