cita-rasa,

Ternyata, 'rasa' memegang peranan penting dalam hidup kita..
Sebagaimana rasaku padamu.. Tetap! Tidak pernah berubah sampai kapanpun!
Karena aku mencintai jiwamu, apapun yang terjadi! lho? kok? hihihi.. :P

Oke, kembali ke tema diskusi kita, :P
Semula aku mengira, eh.. merasa juga ding..
Bahwa 'rasa' adalah De-eL.. (alias: derita loe). Titik!

Me'rasa'kan sesuatu,
kemudian melampiaskannya,
selanjutnya istighfar atau introspeksi diri.
Sudah.
Itu saja.

Tapi ternyata tidak sesederhana itu,
Film phsycology yang aku tonton beberapa waktu yang lalu,
memberikan 'sisi_lain' dalam memandang sebuah 'CITA-RASA'..

Bahwa rasa sedih,
Kecewa,
Merasa diabaikan,
Merasa dikhianati, dapat merubah jiwa dan pola pikir seseorang!
ckckck..!

Ah! mungkin memang tidak penting bagaimana jiwa dan pola pikir seorang melly.
Tapi dengan itu, aq jadi bisa memanage emosi dan merancang
model kehidupan yang harus aq jalani.
yang harus aq telusuri..


"Bahwa bagaimana kita bersikap adalah,
Sebagaimana kita merasai sesuatu.".

^_^



Komentar