deadline!
Merasai perasaan teman yang sedang di uji melalui penyakit.. dimana dokter menjatuhkan vonis yang membuat siapapun putus asa mendengarnya.
Ah!
Untuk beberapa saat jantung seperti berhenti berdetak dan bumi berhenti berputar!
Yaa Rabb..
Mungkin kita akan berkata: "Kenapa tidak mati sekarang saja?"
Tetap tegak dalam suatu kekhawatiran dan rasa takut tidaklah mudah.. Itu sebab mengapa ALLAH tidak pernah memberitahukan kapan kita mati.
Namun cobalah kita memandangnya dari sisi lain..
Mengapa kita tidak berpikir bahwa kematian itu tidak harus di dahului penyakit?
Kenapa kita tidak melihat bahwa banyak orang2 yang sehatpun tiba2 mati?
Mengapa kita tidak memahami bahwa mereka, saudara2 kita yang hidup di negeri konflik selalu di intai oleh kematian? Tidak saja dirinya. Tetapi berikut dengan orang2 yang mereka cintai!
Kenapa kita selalu mengira bahwa kesehatan seolah menjauhkan kita dari kematian?
Ah!
Cobalah..
Cobalah masukkan segala kekhawatiran kita pada satu kotak.
Dan kuncilah rapat-rapat.
Kemudian..
Berpikirlah!
Bahwa setiap penyakit pasti ada obatnya.
"Li kulli dain dawa'un fa idza ushiiba dawa'ud dai bara'a bi idznillaahi ta'ala, bagi setiap penyakit itu ada obat nya maka apabila tepat pengobatan penyakit itu, akan sembuhlah dgn izin ALLOH" (HR. Muslim ll;359)
Berpikirlah!
Bahwa peluang kesembuhan akan selalu ada.Apapun hasil akhirnya kita tak akan pernah merugi..
"Sungguh menakjubkan urusan seorang mukmin, semua urusannya baik baginya dan kebaikan itu tidak dimiliki kecuali oleh seorang mukmin. Apa bila ia mendapat kesenangan ia bersyukur dan itulah yang terbaik untuknya. Dan apabila mendapat musibah ia bersabar dan itulahyang terbaik untuknya." (Shahih Muslim).
Terakhir, Berpikirlah tentang kebahagiaan.
Hanya kebahagiaan.
Tentang rencana masa depan.
Tentang apa-apa yang sudah tercapai..
Maka, letupan2 kesyukuran akan memadamkan kekhawatiranmu..
InsyaALLAH..! ^_^
Ah!
Untuk beberapa saat jantung seperti berhenti berdetak dan bumi berhenti berputar!
Yaa Rabb..
Mungkin kita akan berkata: "Kenapa tidak mati sekarang saja?"
Tetap tegak dalam suatu kekhawatiran dan rasa takut tidaklah mudah.. Itu sebab mengapa ALLAH tidak pernah memberitahukan kapan kita mati.
Namun cobalah kita memandangnya dari sisi lain..
Mengapa kita tidak berpikir bahwa kematian itu tidak harus di dahului penyakit?
Kenapa kita tidak melihat bahwa banyak orang2 yang sehatpun tiba2 mati?
Mengapa kita tidak memahami bahwa mereka, saudara2 kita yang hidup di negeri konflik selalu di intai oleh kematian? Tidak saja dirinya. Tetapi berikut dengan orang2 yang mereka cintai!
Kenapa kita selalu mengira bahwa kesehatan seolah menjauhkan kita dari kematian?
Ah!
Cobalah..
Cobalah masukkan segala kekhawatiran kita pada satu kotak.
Dan kuncilah rapat-rapat.
Kemudian..
Berpikirlah!
Bahwa setiap penyakit pasti ada obatnya.
"Li kulli dain dawa'un fa idza ushiiba dawa'ud dai bara'a bi idznillaahi ta'ala, bagi setiap penyakit itu ada obat nya maka apabila tepat pengobatan penyakit itu, akan sembuhlah dgn izin ALLOH" (HR. Muslim ll;359)
Berpikirlah!
Bahwa peluang kesembuhan akan selalu ada.Apapun hasil akhirnya kita tak akan pernah merugi..
"Sungguh menakjubkan urusan seorang mukmin, semua urusannya baik baginya dan kebaikan itu tidak dimiliki kecuali oleh seorang mukmin. Apa bila ia mendapat kesenangan ia bersyukur dan itulah yang terbaik untuknya. Dan apabila mendapat musibah ia bersabar dan itulahyang terbaik untuknya." (Shahih Muslim).
Terakhir, Berpikirlah tentang kebahagiaan.
Hanya kebahagiaan.
Tentang rencana masa depan.
Tentang apa-apa yang sudah tercapai..
Maka, letupan2 kesyukuran akan memadamkan kekhawatiranmu..
InsyaALLAH..! ^_^
Komentar
Posting Komentar