jika,

Jika kematian itu datang. Sekarang. Saat ini.

Dimana segalanya harus selesai. Harus ditinggalkan. Suka atau tidak suka.

Tidak ada kata "tunggu" walau sesaat.
Tidak ada guna peralatan secanggih apapun.
Tidak ada jeda ketika izrail tiba.

Ketika alat mandi dipersiapkan, pakaian ditanggalkan, kafan dihamparkan.
..

Dan kita hanya diam.
Diam dan menunggu.

Kemudian segalanya selesai.
Aroma melati menyeruak.
Kurung batang terasa sempit.
Hingga yg terdengar hanya bisikan dzikir.
..

Ya ALLAH..
Inikah akhir itu?
Mereka menyorongku kesudut yang sempit. Menahanku.
Menutup.
Dan semua menjadi gelap.
..

Inikah tempat kesudahan itu?
Dimana aku tidak lagi sempat berpikir tentang rasa sakit.
Tentang amarah.
Tentang pengkhianatan.
Tentang kesedihan.
Tentang anak-anak.
Tentang segala fasilitas yang tertinggal.
Tentang butir-butir rizki yang bertebaran.
Tentang segala keingingan yang tertunda.
..

Inikah tempat kesudahan itu?
Hanya ini?

Sempit. Gelap.
Membuatku sesak.
..

Dan aku hanya diam.
Diam dan menunggu.
..
Ya. Menunggu.
Apakah masih ada kesempatan untukku kembali memperbaiki semuanya
.



*)Ramadhan, 25.1435H








Komentar