ups,,!
Hujan,, disertai petir yang bersambungan,,
langit kelabu, cuaca yang dingin,, angin yang masuk semilir melalui jendela di sisi kiriku
membuat aku terkantuk memandangi layar komputer jadul ini...
Hmmhh... berkali2 ngumpulin duit buat ganti PC gaaak kesampaian...
ada saja kebutuhan mendadak yang harus di prioritaskan,,
padahal itu udah ngumpulin ngumpet2 dari suamiku,, hehe :P
Suara riang anak2 yang main bola di depan rumahku memancing keinginan Daffa anak laki2ku 12tahun untuk ikut serta,, Daffa minta ijin,, aku hanya menganggukan kepala dan tersenyum... Sejurus kemudian,, Daffa sudah bergabung bersama mereka,,
Aku jadi ingat... sekitar 20 tahun yang lalu,, ketika pertama kali keinginan menikah terlintas di kepalaku,,
mengapa saat itu, aku begitu terkondisikan dengan 'hidup susah' yaa..?
Aku hanya membayangkan,, mempunyai suami yang mencintai aku, punya anak2 yang di dalam tubuhnya mengalir darahku,, yang aku senantiasa mendampinginya dan mentakjubi pertumbuhannya dari hati kehari...tahun ke tahun... Thats all. Sudah. Itu saja.
Pun ketika aku berdoa di depan ka'bah dan arafah untuk meminta suami yang sholeh,, tidak sedikitpun terbersit keinginan untuk 'hidup layak'... katakanlah untuk punya suami kaya dan harta yang banyak,,
seperti 'target' adikku,,
dan ternyata,, Allah mengabulkan doa-ku dengan mulus...
plus, plus jaminan kesehatan yang di atas layak untuk anak2ku,,
hmm... Allah sepertinya lebih mengetahui sebelum aku membutuhkannya... ;)
Namun aku mensyukurinya,,
entahlah apakah karena ke'miskin'anku aku menjadi orang yang lebih peka, lebih berempati,,
atau memang udah 'baik' dari sononya... wakakakak.. ups!
aku saaangat2 menikmati, ketika berkesempatan membagi sepiring nasi jatah anak2ku untuk anak yatim di sebelah rumah yang kelaparan,,
atau aku sangaaat2 bersyukur ketika aku bisa membantu tetanggaku mencucikan baju keluarganya ketika ibu dari 3 anak itu mengalami kecelakaan,, aku bahagia bisa meringankan bebannya,,
atau aku sangat puas ketika bisa membagi dua isi dompetku untuk tetanggaku yang tidak punya uang untuk berobat anaknya,, ^_^
Hujan masih turun,, tambah deras,, tapi kini tanpa petir,, hingga menjadi 'hiburan' untuk anak2 bermandi di bawahnya,, haha..:D
Senang juga menikmatinya,,
***
AC kamar yang terlalu dingin membuat aku terbangun,, bbbrrr,,, kalo udah begini, pasti alergiku kumat.
Sekujur tubuh galigata,,
Ku matikan AC, pantas saja aku kedinginan,, lha wong di luar sana hujan begitu lebatnya,,
kulirik samsung galaxy tab baruku,, weehh.. kereenn ;)
ga puas2 mata mandanginnya,, fb online 24 jam,, haha.. sembari bikin2 tulisan dan membuka mata, mengintip dunia melalui internet...
Kalau lagi hujan gini, aku paling suka mencium aromanya,,
memandangi komplek yang sepi,, hampir terlihat seperti kota mati,,
sunyi,, sejauh mata memandang,, hanya derasnya hujan, kilat, dan rumah2 yang tampak dingin dan angkuh,,
mungkin karena aku memandangnya dari lantai 2 kamarku,,
jika kami sedang bercengkrama bersama suami dan ketiga anakku, tentulah berselimut kehangatan,, ;)
Oya, aku teringat janji dengan salah seorang temanku untuk hadir makan2 di acara ultahnya sekalian reunian, katanya,,
Ups! masyaAllah,, jam 3! padahal, kami janji ngumpul jam 4!
matikan laptop dulu deh,,
Tiba2 aku merasa menyesal,, kenapa jadi juga ya, ku beli tablet PC ini padahal laptopku 'masih layak' di pake kalo cuman buat fb-an doang...
Harus ku akui, bahwa aku membeli tablet pc ini karena aku 'malu' jika tidak memiliki seperti teman2ku,,
menyesal,, pemborosan,, tapi ya sudahlah,, aku harus segera bergegas!
*****

langit kelabu, cuaca yang dingin,, angin yang masuk semilir melalui jendela di sisi kiriku
membuat aku terkantuk memandangi layar komputer jadul ini...
Hmmhh... berkali2 ngumpulin duit buat ganti PC gaaak kesampaian...
ada saja kebutuhan mendadak yang harus di prioritaskan,,
padahal itu udah ngumpulin ngumpet2 dari suamiku,, hehe :P
Suara riang anak2 yang main bola di depan rumahku memancing keinginan Daffa anak laki2ku 12tahun untuk ikut serta,, Daffa minta ijin,, aku hanya menganggukan kepala dan tersenyum... Sejurus kemudian,, Daffa sudah bergabung bersama mereka,,
Aku jadi ingat... sekitar 20 tahun yang lalu,, ketika pertama kali keinginan menikah terlintas di kepalaku,,
mengapa saat itu, aku begitu terkondisikan dengan 'hidup susah' yaa..?
Aku hanya membayangkan,, mempunyai suami yang mencintai aku, punya anak2 yang di dalam tubuhnya mengalir darahku,, yang aku senantiasa mendampinginya dan mentakjubi pertumbuhannya dari hati kehari...tahun ke tahun... Thats all. Sudah. Itu saja.
Pun ketika aku berdoa di depan ka'bah dan arafah untuk meminta suami yang sholeh,, tidak sedikitpun terbersit keinginan untuk 'hidup layak'... katakanlah untuk punya suami kaya dan harta yang banyak,,
seperti 'target' adikku,,
dan ternyata,, Allah mengabulkan doa-ku dengan mulus...
plus, plus jaminan kesehatan yang di atas layak untuk anak2ku,,
hmm... Allah sepertinya lebih mengetahui sebelum aku membutuhkannya... ;)
Namun aku mensyukurinya,,
entahlah apakah karena ke'miskin'anku aku menjadi orang yang lebih peka, lebih berempati,,
atau memang udah 'baik' dari sononya... wakakakak.. ups!
aku saaangat2 menikmati, ketika berkesempatan membagi sepiring nasi jatah anak2ku untuk anak yatim di sebelah rumah yang kelaparan,,
atau aku sangaaat2 bersyukur ketika aku bisa membantu tetanggaku mencucikan baju keluarganya ketika ibu dari 3 anak itu mengalami kecelakaan,, aku bahagia bisa meringankan bebannya,,
atau aku sangat puas ketika bisa membagi dua isi dompetku untuk tetanggaku yang tidak punya uang untuk berobat anaknya,, ^_^
Hujan masih turun,, tambah deras,, tapi kini tanpa petir,, hingga menjadi 'hiburan' untuk anak2 bermandi di bawahnya,, haha..:D
Senang juga menikmatinya,,
***
AC kamar yang terlalu dingin membuat aku terbangun,, bbbrrr,,, kalo udah begini, pasti alergiku kumat.
Sekujur tubuh galigata,,
Ku matikan AC, pantas saja aku kedinginan,, lha wong di luar sana hujan begitu lebatnya,,
kulirik samsung galaxy tab baruku,, weehh.. kereenn ;)
ga puas2 mata mandanginnya,, fb online 24 jam,, haha.. sembari bikin2 tulisan dan membuka mata, mengintip dunia melalui internet...
Kalau lagi hujan gini, aku paling suka mencium aromanya,,
memandangi komplek yang sepi,, hampir terlihat seperti kota mati,,
sunyi,, sejauh mata memandang,, hanya derasnya hujan, kilat, dan rumah2 yang tampak dingin dan angkuh,,
mungkin karena aku memandangnya dari lantai 2 kamarku,,
jika kami sedang bercengkrama bersama suami dan ketiga anakku, tentulah berselimut kehangatan,, ;)
Oya, aku teringat janji dengan salah seorang temanku untuk hadir makan2 di acara ultahnya sekalian reunian, katanya,,
Ups! masyaAllah,, jam 3! padahal, kami janji ngumpul jam 4!
matikan laptop dulu deh,,
Tiba2 aku merasa menyesal,, kenapa jadi juga ya, ku beli tablet PC ini padahal laptopku 'masih layak' di pake kalo cuman buat fb-an doang...
Harus ku akui, bahwa aku membeli tablet pc ini karena aku 'malu' jika tidak memiliki seperti teman2ku,,
menyesal,, pemborosan,, tapi ya sudahlah,, aku harus segera bergegas!
*****

Komentar
Posting Komentar